Kutu dan caplak bukan sekadar bikin gatal, keduanya bisa memicu masalah kulit dan menularkan penyakit. Dokter Prabasa datang ke rumah untuk menangani hewan Anda sekaligus membantu memutus siklusnya di lingkungan.
Membasmi kutu dan caplak tidak cukup di hewannya saja, telur dan tahap mudanya menyebar di lingkungan. Dokter Prabasa menangani keduanya supaya masalahnya tidak terus berulang.
Dokter memeriksa bulu dan kulit hewan Anda untuk memastikan keberadaan kutu, caplak, atau kotorannya, serta menilai seberapa berat serangannya.
Kutu dan caplak sering meninggalkan iritasi, luka garukan, atau reaksi alergi. Dokter memeriksa kondisi kulit yang mungkin sudah terpengaruh.
Dokter menyusun penanganan yang cocok untuk jenis hewan, usia, dan kondisinya, dengan memperhatikan keamanan, terutama untuk hewan muda atau yang tinggal serumah dengan kucing.
Dokter menjelaskan cara membersihkan alas tidur, karpet, dan sudut rumah tempat telur dan larva bersembunyi, karena di situlah kunci mencegah serangan berulang.
Bila ada beberapa hewan, dokter membantu menangani semuanya bersamaan supaya kutu tidak sekadar berpindah dari satu hewan ke hewan lain.
Dokter menjelaskan cara menjaga hewan Anda tetap bebas kutu dan caplak ke depannya, disesuaikan dengan gaya hidup dan lingkungan rumah Anda.
Kutu dan caplak berkembang cepat. Kalau Anda melihat tanda ini, sebaiknya segera ditangani sebelum menyebar ke seluruh rumah.
Kucing atau anjing yang terus menggaruk, menggigiti, atau gelisah sering menandakan ada kutu yang mengganggu.
Caplak yang menempel dan membesar di telinga, sela jari, atau leher perlu ditangani dengan benar agar kepalanya tidak tertinggal di kulit.
Bintik-bintik hitam kecil seperti butiran pasir di bulu sering merupakan kotoran kutu, tanda serangan yang sedang berlangsung.
Bila satu hewan berkutu, hewan lain di rumah hampir pasti ikut berisiko, jadi sebaiknya ditangani serentak.
Kutu dan caplak hidup di lingkungan, bukan cuma di hewannya, jadi rumah adalah medan yang sebenarnya.
Dengan datang ke rumah, dokter bisa menunjukkan langsung tempat kutu dan telur bersembunyi, sesuatu yang tidak terlihat dari klinik.
Menangani semua hewan di rumah pada waktu yang sama mencegah kutu sekadar berpindah tempat dan datang lagi.
Membawa hewan berkutu keluar rumah berisiko menyebarkan kutu ke tempat lain. Penanganan di rumah menjaganya tetap terkendali.
Dokter menunjukkan langsung cara membersihkan lingkungan dan menjaga hewan tetap bebas kutu, disesuaikan dengan kondisi rumah Anda.
Belum yakin hewan Anda perlu diperiksa sekarang? Ceritakan gejalanya via WhatsApp, konsultasi awal gratis dan tanpa memaksa.
Tanya Dokter via WhatsApp (Gratis)Tidak perlu booking ribet, cukup hubungi, sisanya kami yang atur.
Kirim pesan via WhatsApp, ceritakan apakah hewan Anda kena kutu atau caplak, sudah berapa lama, berapa jumlah hewan di rumah, dan area Anda supaya dokter siapkan penanganan yang sesuai.
Kami kirim dokter Prabasa terdekat di area Anda dan konfirmasi waktu kunjungan yang pas dengan jadwal Anda.
Dokter datang membawa peralatan pemeriksaan dan obat untuk penanganan umum, melakukan pemeriksaan atau perawatan, lalu menjelaskan langkah selanjutnya langsung ke Anda.
Estimasi di bawah berlaku untuk Jabodetabek inti. Untuk area pinggir mungkin ada selisih kecil, kami konfirmasi sebelum dokter berangkat.
Biaya tergantung berat serangan, jumlah hewan yang perlu ditangani, jenis penanganan, dan jarak ke rumah Anda. Kami konsultasi gratis dulu via WhatsApp, ceritakan kondisi dan area Anda. Estimasi tarif lengkap kami konfirmasi sebelum dokter berangkat.
Minta Estimasi via WhatsAppHubungi kami via WhatsApp, ceritakan kondisi hewan Anda dan area Anda. Kami kirim dokter Prabasa terdekat untuk menangani hewan Anda dan membantu memutus siklusnya.
Chat WhatsApp SekarangKarena sebagian besar populasi kutu, dalam bentuk telur dan larva, hidup di lingkungan seperti karpet dan alas tidur, bukan di tubuh hewan. Kalau hanya hewannya yang ditangani tanpa membersihkan lingkungan, kutu baru akan menetas dan datang lagi. Kuncinya menangani hewan dan lingkungan bersamaan, dan dokter membantu keduanya.
Caplak tidak hanya menghisap darah, tapi juga bisa menularkan penyakit yang cukup serius, terutama pada anjing. Caplak juga perlu dilepas dengan benar, karena mencabut paksa berisiko meninggalkan kepalanya di kulit dan memicu infeksi. Karena itu sebaiknya ditangani dengan tepat, bukan asal ditarik.
Tidak selalu, dan ini penting. Beberapa bahan yang aman untuk anjing justru berbahaya bagi kucing. Karena itu penanganan kutu perlu disesuaikan dengan jenis hewan, usia, dan kondisinya. Dokter Prabasa memilih penanganan yang sesuai dan aman, terutama di rumah yang memelihara kucing dan anjing bersamaan.
Kutu hewan bisa menggigit manusia, walau umumnya tidak menjadikan manusia sebagai inang tetap. Gigitannya bisa menimbulkan gatal dan bentol. Karena itu memutus siklus kutu di rumah tidak hanya melegakan hewan Anda, tapi juga membuat rumah lebih nyaman untuk seluruh keluarga.
Kutu dan caplak bisa terbawa masuk lewat sepatu, baju, atau hewan lain yang keluar-masuk, walau hewan Anda tidak pernah keluar. Sekali masuk, kutu bisa berkembang biak di dalam rumah. Jadi hewan indoor pun tetap bisa terkena, dan tetap perlu ditangani sampai tuntas.