Cacingan dan kutu caplak bukan cuma bikin hewan tidak nyaman, tapi juga bisa menularkan penyakit ke hewan lain bahkan ke keluarga Anda. Dokter Prabasa datang ke rumah, memeriksa kondisi hewan, lalu memberi obat cacing dan pengendali kutu yang pas untuknya.
Dokter tidak asal memberi obat. Kami cek dulu kondisi, berat, dan spesies hewan Anda, baru memilih produk yang aman dan menyusun jadwal ulang yang sesuai gaya hidupnya.
Obat cacing membasmi cacing dalam saluran cerna seperti cacing gilig, cacing pita, dan cacing tambang. Dokter memilih obat dan dosis sesuai berat serta spesies, tidak disamaratakan.
Kutu dan caplak diberantas dengan produk yang dipilih dokter, sekaligus mencegah gelombang berikutnya. Kami jelaskan cara pemakaian yang benar supaya efektif.
Sebelum obat diberikan, dokter menimbang berat, cek kulit dan bulu, serta menilai kondisi umum hewan. Obat hanya diberikan saat aman untuknya.
Dokter mencari tanda infestasi seperti gatal berlebih, bulu rontok, perut buncit, atau cacing pada feses, supaya penanganan tepat sasaran.
Cacingan dan kutu perlu penanganan berkala, bukan sekali selesai. Kami susun jadwal ulang sesuai usia, spesies, dan gaya hidup hewan Anda.
Anda dapat catatan produk yang diberikan dan pengingat kapan pemberian berikutnya jatuh tempo, jadi tidak terlewat.
Kebutuhan obat cacing dan kutu berbeda menurut usia, spesies, dan seberapa sering hewan keluar rumah.
Anak kucing dan anjing paling rentan cacingan dan sering butuh pemberian lebih awal serta lebih rutin di masa pertumbuhannya.
Pemberian rutin menjaga hewan bebas cacing dan kutu, sekaligus melindungi keluarga dari penularan.
Kucing dan anjing yang main di luar atau bertemu hewan lain lebih mudah kena kutu, caplak, dan telur cacing.
Satu hewan bercacing atau berkutu bisa menulari yang lain. Penanganan serentak di rumah jauh lebih efektif.
Bukan cuma soal praktis, dokter juga bisa menilai langsung lingkungan tempat kutu dan cacing berkembang.
Kalau hanya satu yang diobati, hewan lain bisa jadi sumber penularan ulang. Di rumah semua bisa ditangani bersamaan.
Kutu dan caplak berkembang di lingkungan, bukan cuma di tubuh hewan. Dokter bisa memberi saran kebersihan yang pas untuk rumah Anda.
Produk yang salah atau dosis yang keliru bisa berbahaya. Dokter memastikan pemberian benar dan memantau reaksi awal hewan.
Tidak perlu memaksa hewan masuk carrier atau antre di klinik. Hewan tetap tenang di rumahnya sendiri.
Belum yakin hewan Anda perlu diperiksa sekarang? Ceritakan gejalanya via WhatsApp, konsultasi awal gratis dan tanpa memaksa.
Tanya Dokter via WhatsApp (Gratis)Tidak perlu booking ribet, cukup hubungi, sisanya kami yang atur.
Kirim pesan via WhatsApp, sebutkan jenis hewan (kucing atau anjing), jumlah dan perkiraan berat, serta area Anda supaya kami siapkan produk yang pas.
Kami kirim dokter Prabasa terdekat di area Anda dan konfirmasi waktu kunjungan yang pas dengan jadwal Anda.
Dokter datang membawa peralatan pemeriksaan dan obat untuk penanganan umum, melakukan pemeriksaan atau perawatan, lalu menjelaskan langkah selanjutnya langsung ke Anda.
Estimasi di bawah berlaku untuk Jabodetabek inti. Untuk area pinggir mungkin ada selisih kecil, kami konfirmasi sebelum dokter berangkat.
Biaya tergantung jenis produk, jumlah hewan, berat, dan jarak ke rumah Anda. Kami konsultasi gratis dulu via WhatsApp, sebut jenis hewan dan area Anda. Estimasi tarif lengkap kami konfirmasi sebelum dokter berangkat.
Minta Estimasi via WhatsAppHubungi kami via WhatsApp, sebut jenis hewan, perkiraan berat, dan area Anda. Kami kirim dokter Prabasa terdekat dan konfirmasi jadwal yang pas untuk Anda.
Chat WhatsApp SekarangTergantung usia, spesies, dan gaya hidup. Anak hewan umumnya butuh lebih sering, hewan dewasa diberi berkala. Dokter Prabasa menyusun jadwal yang pas setelah memeriksa kondisi hewan Anda, tanpa menyamaratakan.
Perlu. Telur cacing dan kutu bisa terbawa masuk lewat sepatu, baju, atau hewan lain, walau kucing tidak pernah keluar. Pemberian rutin tetap dianjurkan, dan dokter menyesuaikan frekuensinya.
Tidak boleh sembarangan. Beberapa produk kutu untuk anjing berbahaya bila dipakai pada kucing. Karena itu dokter Prabasa memilih produk sesuai spesies, jangan pakai obat hewan lain tanpa arahan dokter.
Tandanya bisa berupa perut buncit, bulu kusam, berat turun, atau terlihat cacing pada feses. Namun banyak kasus tanpa gejala jelas, jadi pemberian berkala tetap penting. Dokter bisa membantu menilai saat berkunjung.
Sering kali bisa dijadwalkan berdekatan, tapi tergantung kondisi hewan. Dokter Prabasa menilai dulu kesehatannya sebelum menentukan apa yang aman diberikan hari itu.