← Kembali ke daftar artikel

Panduan Vaksinasi Anjing DHPP & Rabies: Jadwal & Booking

Panduan Vaksinasi Anjing DHPP & Rabies: Jadwal & Booking

Ringkasnya: vaksin inti anjing terangkum dalam DHPP, melindungi dari distemper, hepatitis (adenovirus), parvovirus, dan parainfluenza. Ditambah leptospirosis (penting di Jakarta yang rawan banjir dan bersifat zoonosis), rabies (wajib di Indonesia), dan bordetella bila anjing sering ke tempat ramai. Puppy mulai seri vaksin sekitar 6 hingga 8 minggu, diulang berjarak beberapa minggu, lalu booster tahunan. Semua bisa dilakukan di rumah. Chat WhatsApp dokter Prabasa untuk cek jadwal.

Parvovirus pada puppy bisa membunuh dalam hitungan hari, dan rabies fatal 100 persen bila sudah bergejala. Vaksinasi adalah cara paling murah dan efektif melindungi anjing Anda dari penyakit-penyakit ini. Panduan ini menjelaskan jenis vaksin, jadwalnya, dan cara memesan vaksin ke rumah.

Mengenal jenis vaksin anjing

  • DHPP, vaksin inti kombinasi yang melindungi dari Distemper, Hepatitis (adenovirus), Parvovirus, dan Parainfluenza. Ini fondasi proteksi anjing. Parvo dan distemper khususnya sangat berbahaya bagi anak anjing.
  • Leptospirosis (Lepto), penting di Jakarta dan sekitarnya yang rawan banjir dan genangan. Lepto bersifat zoonosis, bisa menular ke manusia. Durasi imunitasnya relatif pendek, jadi umumnya diberikan tahunan.
  • Rabies, wajib di Indonesia karena status zoonosisnya. Fatal bila sudah muncul gejala, sehingga pencegahan adalah satu-satunya jalan.
  • Bordetella, untuk kennel cough. Disarankan bagi anjing yang sering ke penitipan, grooming, dog park, atau tempat berkumpul anjing lain.

Untuk vaksin anjing, dokter Prabasa memakai produk terpercaya seperti Vanguard untuk DHPP, serta Defensor atau Rabisin untuk rabies, dengan rantai dingin yang dijaga selama perjalanan. Kombinasi yang tepat untuk anjing Anda tergantung usia, riwayat, dan gaya hidupnya.

Jadwal vaksin anjing

Fase puppy (sekitar 6 hingga 16 minggu)

Sama seperti kitten, antibodi dari susu induk melindungi puppy di awal tapi bisa menetralkan vaksin bila terlalu dini. Karena itu diberikan berseri:

  • Sekitar 6 hingga 8 minggu: DHPP dosis pertama (sering disebut "parvo pertama").
  • Sekitar 10 hingga 12 minggu: booster DHPP dan lepto pertama.
  • Sekitar 14 hingga 16 minggu: booster DHPP final dan rabies pertama.
  • Bila perlu: bordetella sesuai gaya hidup.

Prinsip jarak beberapa minggu antar suntikan memastikan minimal satu dosis mengenai momen saat antibodi maternal sudah turun. Interval pasti ditentukan dokter.

Booster dewasa pertama (sekitar usia 1 tahun)

Booster DHPP, lepto, dan rabies setahun setelah seri puppy. Tanpa booster ini, proteksi bisa menurun dan anjing kembali rentan.

Booster dewasa berikutnya

  • Tahunan: lepto dan rabies, karena durasi proteksinya membutuhkan pengulangan tahunan.
  • DHPP: pendekatan tahunan masih umum di Indonesia; sebagian dokter memakai protokol beberapa tahun sesuai pedoman WSAVA. Dokter akan menyesuaikan dengan kondisi anjing Anda.
  • Bordetella: umumnya tahunan untuk anjing yang sering ke tempat ramai.

Syarat penting sebelum vaksin

  • Anjing harus sehat. Selalu ada pemeriksaan fisik singkat dulu, karena vaksin hanya untuk anjing yang fit.
  • Sebaiknya sudah bebas cacing. Program cacing sering diselaraskan dengan jadwal vaksin.
  • Sampaikan riwayat. Beri tahu dokter riwayat vaksin dan reaksi apa pun sebelumnya.

Reaksi setelah vaksin

Reaksi ringan seperti sedikit lemas, nafsu makan turun sehari, atau bengkak kecil di bekas suntik umum terjadi dan biasanya membaik dalam 1 hingga 2 hari. Yang jarang tapi darurat adalah wajah bengkak, gatal hebat, muntah berulang, atau sesak napas dalam hitungan menit sampai jam. Dokter akan menjelaskan tanda mana yang perlu diwaspadai dan kapan harus ke klinik.

Kenapa vaksin di rumah praktis

Untuk anjing yang cemas di perjalanan, puppy yang serinya belum lengkap, atau rumah dengan beberapa anjing, vaksin di rumah jauh lebih tenang dan efisien. Dokter Prabasa datang membawa vaksin dalam cooler, memeriksa dulu, lalu menyuntik dengan teknik yang benar, tanpa Anda perlu antre di klinik.

Cara booking vaksin anjing ke rumah

  1. Chat WhatsApp Prabasa Vet dan sebutkan jumlah anjing, usia, riwayat vaksin, dan area Anda.
  2. Dokter membantu menilai jenis vaksin yang relevan (DHPP, lepto, rabies, bordetella) dan memberi estimasi transparan.
  3. Anda pilih jadwal, dokter datang ke rumah.
  4. Setelah vaksin, Anda dapat arahan perawatan dan pengingat booster berikutnya.

Anjing Anda sudah waktunya vaksin? Jangan tunda, terutama untuk puppy. Chat WhatsApp Prabasa Vet sekarang untuk cek jadwal vaksinasi ke rumah se-Jabodetabek. Konsultasi awal gratis. Bila anjing Anda ternyata tidak fit untuk divaksin di hari kunjungan, dokter akan menjelaskan langkah teraman sebelum melanjutkan.

Bagikan artikel ini
Facebook X Threads

Butuh dokter hewan ke rumah?

Tim Prabasa Vet siap datang ke rumah Anda untuk vaksin, pemeriksaan, atau konsultasi langsung.

Tanya Dokter Hewan
Tanya Dokter (Gratis)